Posted by: LadyGAN | 14 August 2011

Freestyle Rap

Hari ini diawali dengan mendengarkan beat hip hop dari salah satu beatmaker favorit saya di Indonesia. Karena tak kunjung mendapat ide tema lagu, saya putuskan untuk berfreestyle ria dan cring (*suara lampu menyala), saya malah mendapat ide untuk menulis tentang freestyle rap. Jadi sudahlah, saya tunda pembuatan lagu itu untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Dengan kata lain saya lagi malas bikin lagu. Hahaha

Teringat saat saya ikut ngerap freestyle di beberapa event, entah itu freestyle battle maupun freestyle rap asik-asikan bersama aktivis rap lainnya di Solo, Bogor, Bandung, dan Jakarta. Freestyle rap dikenal oleh masyarakat luas dan mampu menarik perhatian masyarakat, baik di event komunitas maupun di event nasional seperti LA Light Streetball. Untuk yang belum tahu apa itu freestyle rap, mari kita sedikit bicara tentang itu.

Secara etimologi, freestyle berasal dari Bahasa Inggris yang berarti gaya bebas. Dalam hal ini, kita dibebaskan untuk ngerap tanpa dibatasi oleh tema tertentu. Jadi freestyle rap tidak seperti saat kita performing suatu lagu yang sudah ada temanya.

Pemilihan kata dalam freestyle rap bisa didapatkan dari pemikiran, suasana di sekitar arena, maupun penggalan lirik yang pernah dibuat atau rima yang didengar di lagu orang. Ada pula yang mengucapkan apapun yang terlintas di pikirannya. Jadi jangan heran kalau terkadang freestyle rap akan terdengar seperti story telling, bahkan curcol. Hahahaha.. Namun selebihnya, setiap kata yang keluar dari mulut freestyler normalnya meluncur dari hasil pemikiran tepat saat rapper berada di arena freestyle rap. Kenapa saya sebut normalnya? Karena terkadang ada beberapa rapper yang memilih untuk melakukan freestyle dengan lirik hafalan. Ga ada yang salah dengan itu, kecuali dia bawain freestyle rap menggunakan lirik lagu orang lain.

Mungkin beberapa penonton tidak akan sadar itu hafalan, tapi beberapa penonton lainnya akan tahu trik ini. Ingin tahu bagaimana cara membedakannya? Semakin sering kalian lihat freestyle rap, maka kalian akan tahu sendiri bedanya. Dari segi keteraturan kecepatan ngerap, pemilihan kata, dan kelancaran rap dalam baitnya maka bisa diketahui mana freestyle yang murni ‘fresh from the brain’ dan manakah yang ‘fresh from bank of lyrics’. Walaupun terkadang sulit untuk membedakannya. =)

Lalu kapan saya mulai mempelajari freestyle rap? Tepatnya saat saya berusia 16 tahun, sekitar tujuh tahun yang lalu. Saya mulai ngerap umur 13 tahun, tapi baru bisa freestyle tiga tahun kemudian. Lalu apa yang saya lakukan selama tiga tahun itu? Saya sibuk minder dan percaya saya tidak bisa freestyle.

Adalah Bellal, rapper yang berhasil ‘memaksa’ saya melakukan rap freestyle untuk pertama kalinya. Menurut saya, Bellal adalah salah satu freestyler handal. Setelah 3 jam ngobrol ngalur ngidul tentang hip hop dan penulisan lirik, akhirnya Bellal mempraktekkan freestyle rap di teras rumah saudara saya di Malang. Isi freestyle nya sederhana. Saya masih ingat waktu itu dia freestyle tentang rokok, suasana teras, dan sedikit mengarah pada ajakan untuk ikut berfreestyle ria. Saya cuma bengong dan dalam hati berkata, “Wih, Lancar banget dia freestyle nya. Otak sama lidah sinkron banget.”

Akhirnya saya pun diajak Bellal berkeliling kota Malang. Sambil menyetir, masih saja Bellal berusaha meyakinkan saya bawa saya pasti bisa freestyle. Akhirnya mobil itu menjadi saksi dimana saya mencoba freestyle untuk pertama kalinya. Was wes wos…

Dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi, saya pun kembali ke rutinitas hip hop saya di kota Solo. Acara radio seperti Rap it Up (Sas FM), Rappin’ Around (PTPN FM), dan Sound Da’ Beat (Solo Radio) waktu itu menjadi tempat yang tepat untuk mempraktekkan freestyle rap bersama Afie Blek (The G), Andre, dan Papie Slim.

Menyenangkan sekali…

Berkaca dari pengalaman itulah, saya tersadar bahwa saya pernah takut. Solusinya? “Jangan takut,” kata Mario Teguh.😉

Banyak aktivis rap Indonesia yang jago freestyle. Saya rasa setiap kota di Indonesia punya beberapa duta freestyle. Saya temui banyak aktivis freestyle rap dari Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Solo, Semarang, dan kota-kota lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.


Saya melihat freestyle rap terakhir kali pada acara HipHopHeroes Chyperience di Tebet Cool Spot. Seru juga melihat antusiasme penonton dan para performer, walaupun satu dua dari mereka terlihat malu-malu atau enggan ikut freestyle.

Terfikir di pikiran saya bahwa perlu ada event dan komunitas yang mensosialisasikan mengenai freestyle rap. Komunitas freestyle rap di Indonesia mungkin belum begitu terdengar dibandingkan dengan komunitas lain, seperti record label, komunitas breakdance, grafiti, dan beatbox.

Namun saya yakin freestyle rap di Indonesia memiliki potensi besar untuk bisa lebih berkembang dan berperan dalam perkembangan musik hip hop di Indonesia. Peran tersebut bisa dicapai melalui penyebaran pesan positif dalam freestyle rapnya.

Bayangkan saat masyarakat luas menilai musik hip hop sebagai pembawa pesan positif dengan cara yang menarik dan spontan. Hmmm, bisakah kalian bayangkan… ?


Responses

  1. Lady gan. mantap. sukses terus. MOst anticipated Female MC!!!!

    • Sukses terus utk kamu yaaa.. Much love and respect!

  2. Di Amerika sendiri istilah freestyle rap terkenal mulai tahun 1980-an dan beberapa rapper yang jago freestyle seperti mos def, talib kweli, immortal technique, atmosphere, eminem etc menggunakan freestyle sebagai cara untuk meningkatkan skill mereka dalam mengolah kata. Sedangkan di Indonesia freestyle rap sudah ada sejak masuknya musik hip hop di Indonesia sekitar tahun 1993, salah satu grup yang saya tahu “Mangariot Clan” selalu menggunakan free style sebagai daya tarik dalam setiap performance mereka.So guys u can use freestyle to improve your skill, just say it whatever you wanna say….

    • Yup, terima kasih udh share sejarah freestyle rap.. Yup, Manggariot Clan is one of freestyle rap group. They are dope freestyler.. Let’s improve our skill, salah satunya dengan cara ikut freestyle rap..😉

  3. .Wah pengalamannya seru jugaya mbak. Dari yang awalnya takut menjadi berani melakukan Freestyle Rap.😀

    .Sukses terus Mbak gue ‘Lady Gan’.😀 *Pake :Gue: segala. Hihi.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: