Posted by: LadyGAN | 23 August 2011

Rapper itu Media

Let’s share messages. Please stop spreading virus through your lyrics.

Kita pasti mengenal media di sekitar kita, baik itu media cetak, media elektronik, maupun social media. TV, koran, internet, radio, twitter, dan sebagainya pasti akrab di telinga kita.
Nah, media berperan sebagai perantara antara komunikator (pemberi pesan) dengan komunikan (penerima pesan) dalam berkomunikasi.

Kalau menurut Lasswell, model komunikasi bisa diartikan dalam ungkapan who says what by which channel to whom with what effect. Dalam bahasa Indonesia, ini berarti siapa mengatakan apa melalui media apa kepada siapa dengan pengaruh apa? Teori tersebut bisa dijelaskan melalui bagan berikut ini:

Who menjadi pihak yang menyampaikan pesan, says what adalah isi pesan. By which channel adalah media. To whom adalah penerima pesan. With what effect adalah pengaruh yang diciptakan pesan dari media massa kepada pembaca, pendengar, dan pemirsa.

Dari pengertian itu, kita bisa simpulkan 3 fungsi komunikasi. Fungsi tersebut meliputi fungsi pengawasan lingkungan, menghubungkan satu orang/hal dengan orang/hal lain, serta fungsi transmisi masyarakat dari satu generasi ke generasi lainnya.

Rapper tentu saja bisa jadi media melalui isi pesan yang disampaikan di lagunya. Rapper bertindak sebagai komunikator sekaligus pembuat medianya sekaligus menjadi media itu sendiri. Sekarang pilihan ada di tangan rapper, apakah ia memilih untuk menjadi media yang memberikan pesan positif ataukah pesan negatif………

atau memilih untuk tidak menyampaikan pesan apapun alias tidak ingin lagunya dipahami pendengar.

Ini bersifat relatif. Positif bagi seseorang belum tentu positif bagi orang lain, begitu pula negatif bagi saya bukan berarti negatif bagi si A, B, dan seterusnya. Setiap rapper tentu memiliki caranya sendiri untuk menyampaikan pesannya. Makanya butuh interpretasi untuk merespon pesan lagu.

Contohnya begini…

Saat saya dengar rapper bilang di liriknya “Persetan dengan Surga” (mungkin kalian tahu lagu apa yang saya maksud), saya perlu tahu eksplanasi pada kalimat lain di lagu itu. 3 kata itu hanya sepenggal lirik. Bila kita dengarkan isi lagu secara keseluruhan, lagu tersebut memiliki pesan yang saya sebut positif dan mewakili suara beberapa (baca: banyak) pendengarnya. Itu bagi saya. Setidaknya lagu itu mampu mewakili kekesalan saya terhadap oknum-oknum ormas yang mengatasnamakan pembelaan agama dengan cara merusak tempat ibadah dan tempat-tempat lain serta menganiaya orang.

Contoh lainnya begini…

Untuk menyebut “Damn! Apel ini udah busuk. Ga enak !” bisa juga diungkapkan dengan kalimat “Apel ini tampaknya sudah tidak layak untuk dimakan”. Tapi isi pesannya sama. Nah, tiap rapper punya caranya sendiri-sendiri untuk mengungkapkan pesannya.

Perlu pemikiran dan pertimbangan. Saat membuat lagu, seberapa luas lagu itu akan disebarkan dan berapa banyak orang yang akan mendengarkan lagu (baca: pesan) tersebut? Tapi jangan terlalu banyak pertimbangan juga, karena bisa-bisa lagunya ga bakal jadi. Ketika kita yakin dengan isi pesan dari lagu kita, kita harus siap dengan resiko dan segala pertanggungjawabannya.

Kalau lagu itu hanya akan didengarkan sendiri di kamar tertutup nan kedap suara, silakan buat lagu itu tanpa mempertimbangkan ‘kepentingan’ orang lain.😉
Rapper menjadi media ketika pendengar mampu menangkap isi pesan lagu itu dan memahami lirik serta nuansa musik/beat nya. Syukur-syukur lagu itu bisa menjadi inspirasi bagi orang lain sehingga dapat membahagiakan kehidupan. Apalagi musik hip hop sangat istimewa karena kita bisa menuangkan berbagai macam topik di lagu hip hop. Mau cinta-cintaan, maki-makian, diss-dissan, curhat, topik di sekitar kita, dan macam-macam. Sehingga tidak heran bila hip hop bisa jadi media penyampai pesan yang  dahsyat pengaruhnya.

Pengaruh dari isi pesan yang kita sampaikan di lirik pasti memiliki pengaruh bagi pendengar, baik mempengaruhi tindakan, ucapan, maupun perasaan pendengar.

Maka dari itu, to whom it may concern, we are the media.

Kita semua adalah media. Pesan yang kita sampaikan akan memberikan pengaruh. Tolong pikirkan dan pertimbangkanlah itu, teman…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: