Posted by: LadyGAN | 29 September 2011

TKA Hip Hop

Perkenalkan nama saya Nurul Fatkhiyah, mahasiswi biasa jurusan Komunikasi Massa FISIP UI.

Sebagai mahasiswi yang ingin lulus dengan cara wajar, ada dua pilihan untuk saya. Jalur skripsi dan Tugas Karya Akhir (TKA). Berhubung ada pilihan, seleksi alam pun tak bisa terelakkan. Mahasiswa yang lebih nyaman dengan praktek dibandingkan analisis berbasis teori pasti memilih TKA. Saya salah satu diantaranya.

Saya bekerja sebagai staf di FE UI. Saat sharing dengan Profesor kesayangan saya (baca: atasan saya) mengenai topik TKA, beliau memberikan masukan, “pilih topik yang menarik menurut kamu. Memilih topik skripsi/TKA itu seperti memilih jodoh, harus benar-benar cocok.” Jedeeeeerrrr.. Udah gitu doang masukannya? Kirain apaan, Prof.

Mahasiswi biasa

Kembali ke kampus. Tibalah saatnya pengajuan topik.

Topik pertama yang saya ajukan ke Ketua Program Studi (Kaprodi) adalah membuat prototype program televisi mengenai cara hidup sederhana dan tidak berlebihan dalam hal materi agar bisa membantu sesama manusia. Ternyata topik itu DITOLAK. Lho, kenapa ngetiknya pake capslock? Entahlah. Mungkin saya belum bisa menerima kenyataan.

Topik kedua yang saya ajukan adalah program radio mengenai pekerja anak. Dengan alasan segmentasi pasar kurang luas, maka topik itu ditolak.

Nah, teman-teman mulai ‘meracuni’ pikiran saya.

“Kenapa lo ga bikin radio acara hip hop aja, Gan?”

“Udah ada.”

“Kenapa lo ga bikin acara TV hip hop aja, Gan?”

“Nanti dibilanginnya pasar kurang luas lagi. Belum lagi budget dan target sponsor. Padahal kan pasar bisa dibentuk. Bla bla bla..”

“Ya udah, majalah komunitas hip hop aja.”

Tapi masa’ hip hop lagi hip hop lagi? Hhhmm, darurat nih, jadi yasudah, saya ajukan TKA majalah hip hop.

Inilah respon pertama yang saya dapat dari Ketua Program Studi.

“Nurul, apa itu hip hop?”

“Hip hop itu budaya dari masyarakat Afro-Amerika yang dituangkan melalui karya kreatif. Karena tema lagunya yang bisa mencakup segala hal, musik hip hop bisa mereka pakai untuk kritik sosial maupun kritik terhadap pemerintah. Musik ini sedang berkembang pesat di Indonesia dan disukai banyak anak muda maupun yang dulunya ngerap sampai sekarang, Mbak. (mahasiswa komunikasi biasa memanggil Kaprodi dengan ‘mbak’ katanya biar beliau awet muda). Hip hop bisa mempengaruhi cara seseorang menyampaikan pesannya melalui musik. Bisa juga mempengaruhi gaya berpakaian.”

“Emang gimana ciri-ciri anak yang suka hip hop?”

“Kalau kita bahas yang mainstream, kalau Mbak lihat di TV, anak hip hop diidentikkan dengan celana gombrong, topi miring, kalung, tetapi…….” (Belum selesai ngomong. Emang paling gampang nerangin ke orang tentang ciri-ciri anak hip hop ya dengan penjelasan ini.:))

“Oh, iya itu saya tahu.” (Tuh kan bener?🙂 )

“Tapi sebenarnya ga semuanya seperti tu. Apalagi kalau melihat perbedaan penampilan rapper-rapper sekarang sudah berbeda dengan dulu. Di tahun 90-an mungkin masih banyak yang seperti itu. Tapi makin lama penampilan mereka berubah. Dari celana yang ga melulu gombrong, aksesoris, dll. Sekarang lebih fokus kepada musik yang mewakili pendengarnya, walaupun fashion rappernya terkadang jadi acuan juga. Ini kalau kita bahas yang mainstream ya, Mbak.”

“Kalau dari musik, di Indonesia juga ada yang mengkritik pemerintah ga?”

“Ada, Mbak. Nanti bisa saya bahas sedikit di outline.”

“Oke. Jadi itu bisa dikategorikan Budaya Massal ya. Indonesia mengadopsi budaya luar, walaupun tidak seluruhnya diadopsi. Level budayanya ada di Superior Culture. Bisa kamu baca di buku Approaches to Media nya Oliver Boyd Barrett. Nanti kamu bahas dulu apa itu hip hop di sub bab analisis situasi, lalu…. bla bla bla.”

Wow, beliau mengemukakan teori seperti komputer abis di search pakai keywords ‘budaya massal’ dan itu artinya titik cerah bagi keselamatan topik yang saya ajukan.

Lalu seketika teringat kata-kata dari Profesor UI kesayangan saya.

Kalau TKA yang cocok dengan saya adalah tentang hip hop, berarti jodoh saya nanti anak hip hop? We’ll see….:)

Doakan TKA saya lancar yaaa..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: